Sedang Dibaca
KAMPUS

UU PT Harusnya Memihak yang Lemah

Ilustrasi: mahasiswa baru. (Foto: dok. Unpad)

Meski telah disahkan, penerapan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU PT) nampaknya akan menemui berbagai sandungan. Hal ini terungkap dari berbagai kritik tentang payung hukum pendidikan tinggi Tanah Air itu dalam diskusi tentang UU PT di Hotel Sultan, tadi malam.

Guru besar Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana, misalnya, menyoroti tentang substansi UU PT yang tidak mewakili kepentingan kaum lemah. Menurut Hikmahanto, UU PT seharusnya bisa membantu pengembangan perguruan-perguruan tinggi yang masih muda di pelosok Indonesia.

“Tetapi kenyataannya, UU PT saat ini masih Jakarta sentris, atau perguruan tinggi besar sentris,” kata Hikmahanto.

Jika hal ini dibiarkan, imbuhnya, maka tidak akan ada perguruan tinggi kecil di daerah yang mampu bangkit. Seharusnya, kata Hikmahanto, negara melihat siapa yang posisinya lemah, dalam hal ini perguruan-perguruan tinggi di daerah, kemudian mengintervensi supaya mereka menjadi kuat.

“Sementara itu, yang sudah kuat dibiarkan saja, tidak perlu diintervensi lagi,” tuturnya.

Dia juga menyentil tentang biaya pendidikan tinggi yang masih cukup mahal. Hikmahanto menilai, pendidikan tidak harus terlihat mahal di mata mahasiswa, terutama yang tidak mampu. “Sebab, pendidikan bisa mengubah
nasib satu orang tapi nasib keturunan orang itu,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI Raihan Iskandar mengungkap, keberadaan UU PT sebenarnya selaras dengan jiwa mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan keterjangkauan dan pemerataan, serta meningkatkan daya saing bangsa.

“Dalam praktik penyelenggaraannya pun, pendidikan tinggi harus memenuhi standar nasional pendidikan tinggi (SNPT) yang ditetapkan mendikbud dan standar pendidikan tinggi (SPT) yang ditetapkan perguruan tinggi,” kata Raihan.

Mengenai biaya pendidikan, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berkomentar, dalam UU PT telah diatur berbagai skema pemenuhan hak mahasiswa, khususnya di pasal 75. Untuk penyelesaian studi, mahasiswa bisa mendapatkan bantuan beasiswa mahasiswa berprestasi, pinjaman dana tanpa bunga, dan bantuan atau pembebasan biaya pendidikan.

“Sumber dananya bisa berasal dari pemerintah, dunia usaha dan industri, serta masyarakat,” ujar Raihan.

Sumber: okezone.com

BACA JUGA:

About PNG-PUSTAKA

Berkarya Adalah Prestasi yang Luar Biasa

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bendera Pengunjung

Flag Counter

TRANSLATOR

kalender

Agustus 2012
M S S R K J S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Lebih Dekat Lagi

Ayo Gabung dengan yang lainnya
Masukan Alamat Email mu

Bergabunglah dengan 1.906 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: